• Quick Access

Monthly Archives: September 2016

  • -
LI_1

Pengalaman Pertukaran Pelajar Mahasiswa Malaysia di FT-UB

Category : News

Hubungan baik Universitas Brawijaya dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) terus terjalin. Program-program kerjasama di bidang pendidikan diantara kedua instansi berjalan secara kontinyu. Yang terbaru, mahasiswa asal UTHM,  Muhammad Shafiq bin Nizar berkesempatan melaksanakan program pertukaran pelajar di  Fakultas Teknik UB.

Kesempatan ini dimanfaatkan Shafiq untuk melaksanakan Latihan Industri atau lebih dikenal dengan Praktek Kerja Lapangan (PKL). Shafiq yang berasal dari Department of Electrical Power Engineering menjalani PKL di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sutami di Karangkates, Sumber Pucung, Malang selama kurang lebih dua bulan, 18 Juli-9 September 2016.

Ditemui di ruang recording, gedung Jurusan Teknik Elektro UB, Shafiq mengaku keinginan PKL di Malang berdasarkan keinginannya sendiri. Mahasiwa asli Selangor, Malaysia, ini berharap mendapatkan pengalaman lebih dengan bekerja di negeri orang.

“Yang menawarkan pelatihan industri adalah Dekan Fakulti Kejuruteraan Elektrik dan Elektronik (Dr Afandi Bin Ahmad). Sebelum ini UB ada buat student mobility (pertukaran pelajar) dengan UTHM. Tapi UTHM tidak ada lagi menghantar pelajar ke UB. Jadi saya menawarkan diri untuk menjadi yang pertama untuk pertukaran pelajar,” ungkapnya.

Selama menjalani PKL, Shafiq mendapatkan bimbingan langsung dari Sekretaris Jurusan Teknik Elektro Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D. Sementara dalam kegiatan sehari-hari Shafiq banyak didampingi oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) Dwi Mukti Bagus W serta staf departemen pendidikan HME Ahmad Abyan H.Z  dan Ahmad Zainul.

Alasan kedua mencoba PKL di Indonesia, lanjut Shafiq, adalah untuk mempelajari budaya yang ada. Cukup lama berada di Kota Malang, Shafiq menilai terdapat sedikit perbedaan budaya antara Malaysia dan Indonesia.

“Di Malaysia kita ada masyarakat berbilang bangsa yaitu Cina, India, dan Melayu. Tapi kalau disini masyarakat bangsa Indonesia tetapi ada suku Jawa, Minang, dan sebagainya,” tukasnya.

Di PLTA Sutami, Shafiq banyak belajar terkait proses pembangkita n listrik menggunakan tenaga air. Pengalaman ini belum pernah atau jarang ia dapatkan di Malaysia. Shafiq menjelaskan, pembangkit listrik di Malaysia lebih banyak menggunakan tenaga arang batu (batu bara).

Selama dua bulan, Shafiq ditempa di dua unit yang berbeda. Yang pertama di unit kontrol yang berfungsi mengendalikan proses pembangkitan listrik. Kemudian yang kedua berada di unit maintenance yang bertugas menjaga semua komponen-komponen pembangkit yg ada di PLTA Sutami.

Shafiq terkesan dengan perlakuan yang didapat selama PKL ataupun selama bergaul dengan teman-teman sesama mahasiswa di UB. Meskipun berasal dari luar negeri, ia merasa diperlakukan dan dilayani layaknya keluarga sendiri.

“Semua pengalaman menarik karena karyawan-karyawan di PLTA Sutami menganggap saya sebagai keluarga mereka juga. Kami bekerja dengan baik bersama-sama, setiap hari ada pekerjaan dan diselesaikan dengan baik,” ucapnya.

Di tengah-tengah kesibukannya bekerja dan membuat laporan, Shafiq masih menyempatkan diri bermain dengan teman-teman dari HME. Momen yang tidak terlupakan  bagi mahasiswa yang bercita-cita kuliah pascasarjana ini adalah ketika berwisata ke Wisata Paralayang Gunung Banyak, Batu

“Teman-teman dari himpunan banyak membantu baik dalam segi perjalanan, penjadwalan kegiatan, makanan, dan sempat main-main juga di Paralayang Batu,” katanya.

Selepas kegiatan ini Shafiq berharap UTHM dan UB akan menjalin hubungan yang lebih baik dan meningkatkan peluang pertukaran pelajar untuk memberikan pengalaman baru bagi para mahasiswa.

LI_1

LI_2

LI_3

Sumber : http://teknik.ub.ac.id/id/pengalaman-pertukaran-pelajar-mahasiswa-malaysia-di-ft-ub/